S Curves Photoshop Dapat menambahkan dan mengurangi contrast dengan cara yang terbaik. Dengan menggunakan menu spotlight pada saat pembuatan, anda dapat menyorot bagian mana yang ingin lebih terang dan bagian mana yang ingin lebih gelap.
Menggunakan tool ini sangat mudah dan kita akan bermain dengan kurva pada gambar juga dengan bantuan live preview maka akan sangat membantu sekali dalam pengeditan foto di aplikasi photoshop dan ini merupakan salah satu feature yang sangat membantu sekali. Berbeda dengan adjustment lain seperti Hue-Saturation dan Black-White yang populer, mungkin tidak banyak orang yang menyentuh adjustment Curves ini.

Sebenarnya adjustment Curves adalah core atau inti dari semua adjustment yang ada di Photoshop. Adjustment lain seperti Hue-Saturation, Levels dll sebenarnya adalah versi simple dari Curves untuk tujuan-tujuan tertentu. Apabila Anda telah memahami tentang cara kerja Curves maka Anda dapat mencoba sendiri bagaimana dengan hanya satu adjsutment ini Anda dapat melakukan berbagai macam perubahan pada foto.

Kalau kita lihat window Curves tampak rumit dengan gambar grafik dan beberapa macam options lain didalamnya. Namun yang perlu Anda perhatikan adalah sebenarnya hanyalah grafik yang merupakan unsur utama didalam window tersebut. Apabila Anda telah memahami konsep histogram seperti yang telah saya jelaskan di  maka Anda dapat dengan lebih mudah menguasai adjsutment Curves ini. Karena sebenarnya grafik yang berada di tengah window Curves tersebut adalah grafik histogram.

Berikut Langkah-langkah menggunakan Curve mulai dari dasarnya:

I. AKSES
Fungsi Curve dapat diaktif melalui : image > Adjustments > Curves. Atau dengan shortcut ⌘+M pada mac atau CTRL+M pada windows. Cara lain adalah dengan mengakses curve di panel Layers. Dengan cara ini, curve akan tampil sebagai layer.

II. DASAR CURVE : INPUT = OUTPUT
Dengan berdasarkan atas informasi pada histogram, Curve bertugas mengatur nilai-nilai atau intensitas pada daerah shadow, mid, dan highlight dengan menaikkan atau menurunkan kurva.
(Sedikit review: nilai pixel 0 adalah hitam pekat, 127 adalah daerah abu-abu, 255 adalah putih murni)
Dengan dasar nilai pixel dari 0 – 255, kita bisa memperkirakan seberapa besar perubahan yang mau dilakukan. Jangan terlalu tajam dalam menaikkan atau menurunkan kurva, karena akan mengakibatkan hilangnya detail pada daerah-daerah tertentu.

Pada satu titik yang anda edit, anda perlu melihat angka yang ada pada kolom Input dan Output. Pada contoh dibawah, saya mengubah sebuah titik dengan nilai 76 (pada daerah shadow) menjadi 51. Artinya pixel yang mempunyai nilai 76 akan turun menjadi 51, dengan kata lain foto yang saya edit akan lebih gelap.

III. Menambah Kontras
Formasi kurva yang sering digunakan untuk menambah kontras adalah S-curve, dimana dengan menaikkan kurva di daerah highlight dan menurunkan kurva pada daerah shadow. Konsekuensi dari S-curve adalah hilangnya detail pada daerah shadow. Namun dengan adanya Curve sebagai layers, maka kita bisa melakukan masking pada daerah shadow tersebut.

IV. Menerangkan Foto
Fungsi curve untuk menerangkan foto atau menambah intensitas cahaya sangat mudah dilakukan. Hal pertama yang dilakukan adalah melihat histogram foto. Jika ada clipping area (seperti contoh dibawah), cukup dengan menggeser slider highlight ke area yang ada informasi highlight-nya.

   Alhasil :   

V. Mengubah White Balance
Curve bisa sebagai pengatur White Balance. Ada cara cepat untuk mendapatkan WB dalam Curve, yaitu dengan menggunakan White color Sampler. Tool ini akan mengubah informasi pada channel RGB foto sesuai dengan dimana White Color Sampler di klik. Dalam foto dibawah, saya meng-klik awan yang terang, dengan asumsi awan tersebut memiliki warna asli putih. Dengan sekali klik, foto yang tadinya gelap dan mempunyai WB yang kurang tepat, langsung berubah sesuai dengan keinginan saya: mempunyai tone warna yang hangat dan sedikit lebih terang. Dalam panel Curve bisa kita lihat channel RGB langsung berubah posisi, jika mau menaambah kontras, tinggal menambahkan S-Curve saja.

Cara kedua mengganti WB adalah dengan mengubah channel Red, Green dan Blue satu per satu. Buka tool Curve, diatas kolom histogram ada panel channel, disinilah saya mengubah channel RGB satu per satu. Dengan menurunkan sedikit channel Red dan Green, serta menaikkan kurva pada channel Blue, saya mendapatkan WB yang saya inginkan, karena memang seperti itu keadaannya saat saya motret. Setelah mengubah semua channel, kembalilah ke channel RGB, lalu jika merasa kurang kontras, atau kurang terang, maka tinggal mengubah kurva utama (berwarna hitam) dengan formasi S-curve atau sesuai selera. Berikut contohnya:

 

Sekian dan terimakasih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *