Tools Website Monitoring Terbaik 2020


tools website monitoring adalah tools yang bisa memonitor semua aspek website Anda. Mulai dari trafik pengunjung, uptime, load time, SSL, serangan virus, dan masih banyak lainnya. Dikutip dari laman niagahoster.co.id, berikut tools website terbaik 2020.Sebelum itu kami memberitahu bahwa daftar di bawah ini tidak berurutan mana yang terbaik melainkan secara acak, jadi semuanya terserah pilihan anda.


1. StatusCake

StatusCake bisa mengecek website Anda setiap 30 detik dan akan mengirim email pemberitahuan jika menemukan masalah. Web monitoring ini memiliki lebih dari 200 server yang tersebar di 43 negara. Sehingga website Anda bisa dicek dari berbagai server di seluruh dunia.

Harga: Gratis. versi berbayar mulai dari $20.41/bulan hingga $66.66/bulan.

Fitur unggulan:

Salah satu yang tercepat dengan cek setiap 30 detik
Monitor SSL
Monitor domain
Scan virus
Pemberitahuan melalui email
Kekurangan:

Versi gratis mempunyai fitur yang sangat terbatas dibandingkan dengan versi berbayarnya
Versi termurahnya masih lebih mahal dibandingkan web monitoring lainnya.

2. Uptime Robot

Bagi Anda yang mencari web monitoring gratisan, mungkin Uptime Robot adalah pilihan terbaik. Bagaimana tidak? Versi gratis Uptime Robot memungkinkan Anda untuk melakukan 50 monitor dengan riwayat hingga dua bulan! Selain itu, website Anda juga akan dicek setiap lima menit—fitur yang umumnya ada di versi berbayar.

Sebenarnya, bukan suatu hal yang mengejutkan kalau Uptime Robot sangat dermawan dengan versi gratisannya. Sebab, di lima tahun awal eksistensinya Uptime Robot itu sepenuhnya gratis dan baru muncul versi berbayarnya di tahun 2015 lalu.

Harga: Gratis, versi Pro mulai dari $7/bulan hingga $828/bulan.

Fitur unggulan:

Versi gratisnya memiliki fitur melimpah
Monitor SSL
Kustomisasi pemberitahuan
Kekurangan:

Customer support yang kurang memuaskan
Terkadang terjadi false alarm
Fitur di versi berbayar tidak terlalu lengkap


3. Uptrends

Satu lagi tools website monitoring yang mempunyai klien kelas kakap. Berdiri sejak tahun 2007, beberapa pengguna Uptrends adalah NASA, IBM, Shell, hingga Discovery Channel. Melihat pengguna-pengguna tersebut, pasti Anda berpikir kalau Uptrends memasang harga yang mahal, kan? Tidak sama sekali! 

Bahkan, Uptrends juga memiliki versi gratisan, lho. Walaupun hanya mengetes kecepatan website, tapi Anda bisa mengkustomisasi tes sesuai kebutuhan. Seperti jenis perangkat, ukuran layar, browser yang digunakan, dan lain sebagainya.

Harga: Free Trial 30 hari, setelah itu Anda bisa memilih paket mulai dari $12.02/bulan.

Fitur unggulan:

Versi gratisan yang menyediakan opsi kustomisasi tes kecepatan
Memonitor transaksi
API monitoring
Real user monitoring (RUM)
Customer service yang bisa diandalkan
Kekurangan:

Versi gratis hanya menyediakan tes kecepatan saja
Notifikasi harus Anda atur agar tidak dibanjiri pemberitahuan yang berlebihan


4. Monitis

Sudah eksis sejak tahun 2006, Monitis telah digunakan untuk memonitor lebih dari 300 ribu website di 200 negara berbeda. Penggunanya juga tak bisa dianggap remeh, lho. Sebut saja Visa, BMW, dan Avis telah mempercayai Monitis sebagai tools web monitor mereka.

Monitis menggunakan sistem berbasis awan (cloud) sehingga Anda tak perlu menginstall perangkat apapun untuk menggunakannya. Monitis juga bisa memantau uptime Anda hingga ke hitungan menit dan riwayatnya bisa disimpan hingga dua tahun lamanya.

Fitur unggulan:

Monitor uptime website
Check public IP
Cek VoIP
Cek kesehatan server
Monitor performa jaringan.
Kekurangan:

Tidak ada versi gratis, hanya free trial 15 hari
UI dan UX yang cukup membingungkan

5. Host Tracker

Bisa dikatakan kalau Host Tracker adalah tools website monitoring yang memiliki fitur cukup berbeda dibandingkan kompetitornya. Memang, Host Tracker juga memiliki fitur-fitur khas seperti notifikasi pemberitahuan dan monitor SSL. Namun, ia juga menyediakan beberapa fitur lanjutan. 

Beberapa fitur tersebut adalah notifikasi jika domain Anda masuk ke dalam DNS blacklist, parameter beban server, hingga otomatis menghentikan sementara Google Ads jika website Anda down. Cukup unik juga, ya?

Harga: Gratis dengan fitur sangat terbatas. Namun, ada juga versi Free Trial 30 hari dengan fitur melimpah. Sedangkan versi berbayar tersedia dengan harga mulai dari $5/bulan hingga $99/bulan.

Fitur unggulan:

Pemberitahuan jika domain masuk ke DNS blacklist
Parameter beban server
Pause otomatis Google Ads jika website down
Versi Free Trial dengan fitur melimpah
Kekurangan:

Butuh penyesuaian di awal-awal untuk menggunakannya
Kadang lambat


6. Pingdom

Pingdom adalah tools web monitoring yang terkenal karena fitur tes kecepatan website gratis yang ia miliki. Namun, fitur unggulan Pingdom justru terdapat pada versi berbayarnya. Sebut saja menganalisa uptime website dari berbagai server di seluruh dunia, serta notifikasi secara real-time.

Oh ya, notifikasi Pingdom ini tak hanya memberitahu jika ada masalah, lho. Melainkan juga mengenali penyebabnya utamanya. Sehingga Anda bisa lebih cepat untuk memperbaiki website agar kembali normal.

Fitur unggulan:

Monitor uptime website
Real user monitoring (RUM)
Monitor kecepatan website
Analisis masalah sehingga mengetahui penyebabnya
Kekurangan:

Tidak ada versi gratis, hanya free trial 14 hari
Untuk menikmati fitur lengkap, harganya cukup menguras kantong
UX yang sedikit membingungkan