Panduan Memulai Bisnis Online Untuk Pemula


Jika diibaratkan, memulai bisnis online sama dengan belajar mengendarai sepeda. Awalnya, Anda akan sering jatuh karena mengatur keseimbangan. Banyak memar dan luka yang ada di tangah atau kaki Anda. Perlahan tapi pasti, Anda mulai bisa mengendarai sepeda dengan benar.

Bisnis online sering dianggap sebagai bisnis yang mudah dijalankan dengan potensi untuk meraup untung yang besar. Benarkah demikian? Belum tentu karena, langkah yang salah justru bisa menggagalkan bisnis Anda.

Untuk itu, Anda membutuhkan langkah-langkah yang tepat agar mengantarkan Anda kepada sebuah bisnis online yang solid dan siap sukses. Berikut langkah-langkah yang harus Anda lakukan dalam memulai bisnis online.

1. Sebelum memulai bisnis online, buat perencanaan dan persiapannya

pembayaran online

Perencanaan yang matang membantu Anda dalam menjalankan bisnis Anda

Sebelum terjun dan memulai bisnis online, ada 2 hal penting yang harus Anda persiapkan dan rencanakan, model bisnis dan mental. Untuk model bisnis, apakah Anda ingin membangun website sendiri atau menggunakan platform marketplace.

Masing-masing memiliki keuntungan yang berbeda-beda. Jika memiliki website, Anda bisa bebas menentukan konten apa saja tanpa harus mengikuti aturan, tapi Anda harus mengeluarkan uang cukup besar. Jika ingin berjualan via marketplace, dana yang dikeluarkan minim (hampir tidak ada) tapi, Anda harus mengikuti peraturan dan ada potongan pembayaran dari produk yang terjual.

Selain persiapan untuk model bisnis, Anda juga harus mempersiapkan mental Anda. Untuk bisnis online, mental untuk mau belajar dan mudah beradaptasi dituntut menjadi hal yang harus selalu diusung, karena kemajuan teknologi menuntut semua orang untuk up to date.

Pebisnis online juga dituntut untuk berani dalam mengambil resiko. Kemajuan teknologi serta perubahan tren tentunya menuntut semua orang untuk bergerak cepat dan mampu mengambil keputusan dengan cermat.

2. Pemilihan produk untuk dijual

Setelah mantap untuk berjualan, Anda bisa mencari produk yang akan Anda jual. Sebelum itu, lakukan riset terhadap pasar mengenai kebutuhan apa yang paling dibutuhkan. Untuk melakukannya, Anda bisa membaca berita mengenai tren yang sedang disukai oleh masyarakat untuk saat ini.

Dalam riset, cari tahu apa yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat. Setelah itu, Anda bisa merumuskan produk yang akan Anda jual. Tentunya, hal ini dapat membantu produk Anda dicari-cari masyarakat karena bisa memenuhi kebutuhan masyarakat secara langsung.

Pikirkan juga segmen pasar yang akan Anda tuju. Apakah Anda memilih segmen pasar menengah ke bawah atau menengah ke atas. Pilihan ini menentukan tingkat kualitas barang yang akan Anda buat sehingga, Anda juga bisa turut menentukan harga produksi.

3. Nama brand serta membangun “Toko online”

Strategi Pemasaran Produk

Upnormal termasuk kedalam salah satu jenis nama brand yang unik dan mudah diingat

Setelah semuanya siap, Anda bisa mulai mencari nama yang sesuai dengan toko Anda. Biasanya, para pelaku usaha akan mencari nama yang unik dan mudah diingat. Salah satu contohnya, Kopi Kenangan. Mengusung nama Indonesia, nama Kopi Kenangan mudah diingat serta menonjolkan sisi Indonesia serta akrab di telinga masyarakat.

Selanjutnya, Anda sudah memutuskan untuk berjualan di marketplace atau membangun website sendiri bukan? Jika iya, mulailah untuk mendaftarkan diri Anda di marketplace serta memasang gambar produk di etalase toko Anda.

Jika Anda ingin membangun website sendiri, Anda perlu menyewa jasa freelance untuk membantu Anda dalam membangun website sesuai dengan desain sendiri dalam waktu yang cepat.  Setelah itu, pikirkan tentang SEO juga agar website Anda mudah dicari dengan menggunakan Blog dan Google AdWords untuk mempromosikan situs Anda.

4. Pemasaran dan kebutuhan operasional

Setelah membangun “toko online” Anda, selamat kini Anda memiliki tempat untuk berjualan. Selanjutnya, Anda harus menyusun strategi untuk memasarkan produk Anda agar sampai ke masyarakat. Dalam hal ini, sosial media menjadi medium yang tepat untuk menjangkau banyak orang tanpa memandang aspek geografis.

Ada banyak sosmed yang bisa Anda pakai mulai dari Facebook, Instagram, Twitter, dan sebagainya. Untuk itu, Anda bisa dengan mudah menjual produk Anda tergantung pemilihan sosmed. Selain itu, forum juga membantu Anda untuk melihat orang lebih banyak seperti Kaskus, Indowebster, dan lainnya. Kebutuhan operasional juga harus diperhatikan. Anda harus melihat hal-hal penting mulai dari pengelolaan keuangan, barang, hal lainnya.