KISAH SUKSES BISNIS ONLINE DI INDONESIA


1. ACHMAD ZAKY - BUKALAPAK

Yang pertama  adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang bergerak di bidang internet. Ia merupakan pendiri sekaligus CEO dari situs e-commerce Bukalapak. Lahir di Sragen, Jawa Tengah, 24 Agustus 1986, Zaky mulai mengenal dunia teknologi sejak sekolah dasar. Pada tahun 1997, salah satu paman Zaky membelikan sebuah komputer dan buku-buku yang berhubungan dengan pemrograman. Ia tumbuh bersama komputer dan buku-buku tersebut.Pada tahun 2004, Zaky melanjutkan studinya di jurusan Teknik Informatika, Institut Teknologi Bandung.Di bidang akademis, Zaky sempat mendapat IPK 4.00 di tahun pertama dan lulus dengan predikat cumlaude.

Karier Zaky berawal dari keaktifannya di dunia teknologi dan entrepreneurship sewaktu di ITB. Ia mendapatkan tawaran mengerjakan software quickcount pemilu dengan nilai 1,5 juta untuk sebuah stasiun televisi nasional.Setelah lulus dari ITB, ia mendirikan perusahaan jasa konsultasi teknologi bernama Suitmedia.

Bermodal pengalaman membangun sistem IT banyak perusahaan besarasd, Zaky lantas terpikir untuk membuat sesuatu yang lebih bermanfaat bagi banyak orang. Dari sinilah, Bukalapak.com mulai dirintis pada tahun 2010. Pada tahun 2011, sudah ada sekitar 10.000 pedagang yang bergabung di Bukalapak.

2. NADIEM MAKARIM – GOJEK

Kali ada menteri pendidikan dan kebudayaan republik indonesia sekaligus mantan CEO Gojek. Siapa lagi kalo bukan Nadiem Makarim, lahir di Singapura, 4 Juli 1984,Nadiem Makarim adalah seorang pengusaha Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo-K.H Mar'uf Amin, yang dilantik pada 23 Oktober 2019. Dia merupakan pendiri Gojek, sebuah perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis daring yang beroperasi di Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara seperti Singapura, Vietnam dan Thailand.

Nadiem Anwar Makarim adalah putra dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri. Ayahnya adalah seorang aktivis dan pengacara terkemuka yang berketurunan Minang-Arab. Sedangkan ibunya merupakan penulis lepas, putri dari Hamid Algadri, salah seorang perintis kemerdekaan Indonesia.

Pada tahun 2006, Nadiem memulai kariernya sebagai konsultan manajemen di McKinsey & Company. Setelah memperoleh gelar MBA, ia terjun sebagai pengusaha dengan mendirikan Zalora Indonesia. Di perusahaan tersebut ia juga menjabat sebagai Managing Editor. Setelah keluar dari Zalora, ia kemudian menjabat sebagai Chief Innovation Officer (CIO) Kartuku, sebelum akhirnya fokus mengembangkan Go-Jek yang telah ia rintis sejak tahun 2011.

Nadiem mendirikan Gojek pada 2010 dan kini Gojek sudah menjadi salah satu dari 19 decacorn di dunia, dengan valuasi Gojek mencapai USD 10 miliar.[16] Gojek pertama kali berdiri sebagai call centre, menawarkan hanya pengiriman barang dan layanan ride-hailing dengan sepeda motor. Sekarang, Gojek telah bertransformasi menjadi super app, menyediakan lebih dari 20 layanan, mulai dari transportasi, pengantaran makanan, kebutuhan sehari-hari, pijat, bersih-bersih rumah, logistik hingga platform pembayaran digital yang dikenal dengan GoPay.

3. FERRY UNARDI – TRAVELOKA

lahir di Padang, 16 Januari 1988, Ferry Unardi merupakan seorang pengusaha Indonesia yang juga merupakan pendiri situs web Traveloka.

Ferry cukup berani memulai debutnya di industri e-ticketing pada usia 23 tahun atau pada 2012 silam. Background dirinya bersama rekan sebagai engineer, membuat sangat pas untuk mengembangkan sistemnya, mulai dari analisis e-commerce-nya, sistem enterprisenya, coding dan sebagainya.

Pada awal launching, Ferry mengaku sama sekali tidak ada maskapai yang bekerja sama dengannya. Namun, seiring dengan kemajuan traffic website-nya, maskapai – maskapai tersebut mulai melirik, dan bekerja sama di mana setiap transaksi kita diberikan share profit sebesar 5 persen.

4. WILLIAM TANUWIJAYA – TOKOPEDIA

lahir di Pematang Siantar, 11 November 1981, William Tanuwijaya merupakan seorang pengusaha Indonesia yang juga merupakan pendiri Tokopedia, platform jual beli online di Indonesia.

William Tanuwijaya lahir di Pematang Siantar, 11 November 1981 dari keluarga yang sederhana. Selepas SMA, Ayah William memintanya untuk melanjutkan pendidikan di Jakarta. Meski berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan, orang tua William sangat peduli pada pendidikan. Mereka ingin agar William memperoleh pendidikan yang lebih baik sehingga bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Berbekal restu orang tua dan semangat yang tinggi, William akhirnya menjalani pengalaman pertamanya keluar dari Sumatera Utara. Ia menempuh perjalanan laut selama 4 hari tiga malam dari Belawan ke Tanjung Priok. Ia kemudian berkuliah di Universitas Bina Nusantara.

Sayangnya pada tahun kedua perkuliahan, ayah William jatuh sakit sehingga mengharuskannya untuk bekerja sampingan sebagai penjaga shift malam warnet 24 jam di dekat lokasi kampus. Saat itu ia mendapatkan keistimewaan untuk menggunakan internet secara gratis, setiap harinya. Hal ini memunculkan kecintaannya pada internet, khususnya dunia digital.

Setelah menyelesaikan kuliah pada tahun 2003, William kemudian ingin mengikuti kecintaannya pada dunia digital dengan bekerja di perusahaan internet seperti Google dan Facebook. Ketiadaan kantor dua perusahaan internet raksasa tersebut kemudian membuatnya bekerja di beberapa perusahaan pengembang piranti lunak di beberapa perusahaan seperti TelkomSigma dan Sqiva Sistem setelah sebelumnya bekerja sebagai pengembang Game di Bolehnet. Kemudian di 2006 bekerja sebagai IT & Business Development Manager di Indocom Mediatama. Dari sini kemudian timbul idenya untuk mempunyai perusahaan internet sendiri.

Tahun 2007, ide untuk membangun Tokopedia muncul. Sayangnya, ia tidak memiliki modal untuk mewujudkan ide tersebut. Dia mengajak temannya Leontinus Alpha Edison untuk mendirikan Tokopedia, sebuah startup jual beli online yang menghubungkan penjual dan pembeli di seluruh Indonesia dengan biaya gratis.

Pada tanggal 6 Februari 2009, Tokopedia resmi berdiri. Pada tanggal 17 Agustus pada tahun yang sama Tokopedia resmi diluncurkan ke publik. Oktober 2014, Tokopedia mendapatkan suntikan dana US$100 juta dari Softbank Internet and Media dan Sequoia Capital. Ini merupakan titik awal prestasi William sebagai seorang pengusaha.

5. ANDREW DARWIS – KASKUS.COM

Selanjutnya ada Anderew Darwis, lahir 20 Juli 1979 dia adalah endiri komunitas daring terbesar di Indonesia, Kaskus. Andrew sekarang menjabat sebagai Founder & Chief Community Officer (CCO) PT. Darta Media Indonesia (Kaskus) sekaligus pemilik (owner) Kaskus Network lewat PT Darta Media Indonesia.

Lahir sebagai putra kedua dari empat bersaudara,Andrew memiliki satu kakak laki-laki, satu adik laki-laki, dan satu adik perempuan.Ayahnya adalah seorang pakar elektronika yang yang bekerja di sebuah perusahaan pipa. Semenjak masa kecil, ia gemar mengotak-atik radio dan barang-barang elektronik lainnya.Awalnya, ia merupakan anak yang kreatif, banyak teman dan agak nakal. Namun semenjak tidak naik kelas pada kelas 6, ia berubah menjadi minder, mengurung diri, dan hanya berteman dengan segelintir orang, tetapi cukup akrab, dua diantaranya adalah Ronald Stephanus dan Budy Dharmawan.

Pada darsawarsa 90-an, saat usia remaja, ia mulai mengenal internet. Bahkan pada tahun 1997, Andrew telah membuat sebuah situs web pribadi. Namun karena masih menggunakan internet dari sambungan telepon, ibunya sempat marah karena tagihan telepon akhir bulan membengkak. Sesuai dengan minatnya, Andrew pun mendaftar ke Universitas Bina Nusantara atau Binus Jurusan Teknik Informatika. Karena keaktifannya di dunia maya, sebuah perusahaan pengolah data di Menteng menawarinya pekerjaan sehingga internet dan telepon dibayar perusahaan.

Andrew mendirikan Kaskus pada 6 November 1999. Bermula dari pengalamannya saat menimba ilmu di salah satu universitas terkemuka di Negeri Paman Sam, Seattle University, Program Studi Multimedia & Web Design, Art Institute of Seattle Computer Science pada tahun 1999, pria yang disapa Andrew ini terinspirasi membuat website forum komunitas yang bisa di bilang menjadi yang terbesar di Indonesia.

Kaskus berasal dari kata Kasak-Kusuk atau bermakna bergosip. Dengan modal awal sebesar US$ 3 (Rp 30.000,-) untuk menyewa server, Andrew dan dua rekannya, Ronald dan Budi, memilih untuk membuat portal yang berisi mengenai berita maupun informasi tentang Indonesia. Portal tersebut sengaja di buat menjadi suatu media untuk memuaskan kerinduan bagi masyarakat Indonesia yang berada di Luar negeri.

6. BUDIONO DARSONO – DETIK.COM

Bukan aplikasi toko- toko online saja yang sukses masih ada yang lain, salah satunya portal media online terbesar di indonesia yaitu detik.com. Lahir di Semarang, 1 September 1961,Budiono Darsono adalah seorang wartawan senior yang berasal dari Indonesia. Ia dikenal sebagai salah satu pendiri portal berita detikCom, salah satu media online terbesar di Indonesia.

Ide awal pendirian portal berita detik.com tidak lepas dari beberapa peristiwa yang terjadi pada tahun 1998. Saat itu beberapa surat kabar diberangus, termasuk tabloid DeTik (tempat budiono bekerja), majalah tempo dan editor. Karena kehilangan pekerjaan, maka bersama 3 rekan wartawan lainnya yaitu Yayan Sopyan (mantan wartawan tabloid DeTik), Abdul Rahman (mantan wartawan Tempo), dan Didi Nugrahadi dengan investasi awal Rp40 juta. Nama Detik.com sendiri dipilih karena keinginannya untuk menyajikan berita melalui internet dengan update secepatnya, beritanya pendek-pendek, sering dan seketika, diberitakan saat itu juga tanpa menunggu lengkap.Akhirnya lahirlah portal berita detik.com pada 9 Juli 1998.

Awalnya peliputan utama detik.com terfokus pada berita politik, ekonomi, dan teknologi informasi. Berita pertama yang dimuat di detik.com adalah Tragedi Semanggi tahun 1998.Pada sekitar tahun 2010-an, keunikannya inilah yang mengantarkan detik.com menjadi salah satu portal berita terbesar di Indonesia. Pada 3 Agustus 2011, detikcom menjadi bagian dari PT Trans Corporation, salah satu anak perusahaan CT Corp milik Chairul Tanjung.Diperkirakan nilai akuisisi tersebut mencapai US$60 juta.

Itulah beberapa kisah para pebisnis online yang sukses, semoga terinspirasi dan bermanfaat.

source : wikipedia.org