5 Cara Penting Melindungi Website dari Serangan Hacker


Majunya teknologi internet ternyata juga memiliki dampak dan potensi risiko. Terutama bagi website-website dan layanan internet lainnya yang memiliki potensi besar diserang oleh para hacker. Indonesia sendiri tercatat pernah mendapat 1.225 miliar serangan cyber setiap harinya. Hal ini menjadi ancaman serius bagi pemerintah dalam menjaga keamanan data di dunia maya. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena semua bisa teratasi bila kamu segera mengetahui serangan tersebut dan menanggulanginya dengan cepat. Bagaimana bentuk serangan hacker ini dan bagaimana pula menanggulanginya? Simak ulasan di bawah ini.

Mengenal serangan hacker dan jenis serangannya

Serangan yang dilakukan oleh para hacker memiliki berbagai macam cara. Target mereka biasanya website dengan reputasi tepercaya dan berpotensi menghasilkan keuntungan besar. Contohnya saja seperti website milik lembaga pemerintahan, perbankan, dan lembaga keuangan serta perusahaan besar. Motif hacker ini tidak lain adalah untuk mencari keuntungan dengan aksi kejahatan di dunia maya (cyber crime). Beberapa aksi kejahatan dalam dunia maya yang kerap dilakukan hacker antara lain adalah:

• Malware
Jenis serangan berupa Malware sering terjadi pada website tertentu melalui perangkat lunak berbahaya. Dalam perangkat lunak atau software tersebut biasanya terdapat virus-virus berbahaya seperti ransomware. Serangan ini muncul saat kamu melakukan klik pada link yang dianggap berbahaya atau membuka attachment yang bisa membuat aplikasi berbahaya terpasang.
Bila serangan Malware ini berhasil, maka semua data penting dari perangkat maupun website akan mudah diretas. Dampak buruknya, tidak hanya data yang bisa diretas, tapi para hacker pun bisa menggunakan data kamu untuk berbuat kejahatan lainnya.

• Pharming
Serangan ini merupakan pengalihan situs dari situs resmi ke situs palsu dengan tujuan untuk mendapatkan data pengunjung. Biasanya korban dari serangan ini merasa tidak sadar dan tidak mengetahui jika situs yang dikunjungi sedang dibajak. URL di mesin pencarian kamu menampilkan website yang sah, tapi sebenarnya yang terjadi tidaklah demikian.
Pharming banyak dilakukan pada website lembaga keuangan dan bank-bank yang identik dengan milik pengguna atau pengunjung website. Korban akan mengetahui dirinya sebagai korban kejahatan siber ini ketika semisalnya uang dalam rekening berkurang drastis karena data-data perbankan itu sudah dibobol hacker saat membuka website.

• Denial of Service
Berikutnya yang perlu diwaspadai dari serangan cyber crime para hacker pada website kamu adalah Denial of Service (DoS). United States Computer Emergency Readiness Team mendefinisikasn serangan ini sebagai serangan yang mengganggu server tertentu, dan para penyerang ini akan membanjiri situs hosting yang berutujuan meningkatkan traffic, sehingga pengguna resmi tidak dapat mengaksesnya.
Serangan DoS ini mampu melumpuhkan sebuah website dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Terlebih lagi bila situs atau website yang diserang merupakan website milik lembaga pemerintahan atau layanan perbankan.

• Man in the Middle
Seperti namanya, jenis cyber crime ini merupakan serangan di mana pelakunya (hacker) berada di antara jalur komunikasi dua pengguna. Hacker ini akan mengetahui seluruh informasi yang dilkukan dua pengguna tersebut. Kemudian hacker akan mencegat dan mengalihkan informasi yang mengalir tersebut, lalu memodifikasinya.
Tidak jarang pula mereka juga menyisipkan Malware dan virus-virus berbahaya lainnya. Bila kamu menjadi korbannya, bisa jadi jalur komunikasi yang kamu lakukan dengan pengguna lainnya akan terganggu bahkan tidak bisa diakses sama sekali. Sementara datamu perlahan diretas oleh hacker.

• Cross-Site Scripting (XXS)
Sebenarnya Cross-Site Scripting sekilas memang tidak jauh berbeda dengan Man in the Middle yang dilakukan para hacker. Hacker akan menyerang sebuah situs atau website dengan menyuntikkan kode-kode tertentu. Setelah memasukkan kode-kode di dalam website tersebut, nantinya data pengguna akan tertuju pada hacker, mulai dari username, password, dan data lainnya.
Tidak hanya korbannya saja yang merasa dirugikan, namun serangan ini juga akan membuat reputasi website semakin buruk sehingga perlahan akan ditinggalkan oleh pengguna. Website dengan sistem keamanan yang buruk biasanya akan menjadi sasaran bagi para hacker untuk melakukan aksi kejahatan ini.

Cara melindungi serangan hacker

Ancaman terhadap dunia cyber terkadang sulit untuk dikendalikan. Bahkan kini para hacker juga melakukan cara-cara baru untuk membajak sebuah website agar tidak diketahui oleh para penggunanya. Meski begitu, kamu tidak perlu khawatir. Setidaknya ada cara-cara sederhana yang bisa kamu lakukan untuk melindungi website dari serangan hacker. Berikut beberapa di antaranya yang bisa kamu lakukan.

• Lakukan backup sesering mungkin
Melakukan backup data secara rutin adalah cara pertama yang bisa kamu lakukan. Situs berbayar biasanya juga menyediakan layanan plugin agar dapat terlindung dari serangan hacker. Pembaruannya tergantung pada kebutuhan yang digunakan. Begitu juga dengan waktu untuk melakukan backup. Selain itu, kamu juga perlu melakukan update secara berkala terhadap software yang ada.

• Gunakan firewall
Cara kedua untuk melindungi website bisa dengan menggunakan firewall. Aplikasi firewall pada umumnya menyediakan peranti untuk memblokir serangan yang dilakukan hacker dan mampu untuk menyaring spammer dan bot yang berbahaya bagi website. Firewall akan membaca setiap bit data yang melewatinya. Di samping itu, firewall juga mampu memblokir situs-situs tertentu yang berpotensi menyerang website lain. Dengan cara ini, secara otomatis IP address juga akan ikut terblokir sehingga kita tidak bisa lagi membuka website berbahaya yang dapat merugikan websitekamu.

• Gunakan SSL
Berikutnya, kamu juga bisa menggunakan Secure Socket Layer (SSL), fitur ini banyak digunakan untuk website perusahaan besar dan terkemuka. Kamu bisa menggunakannya dengan protokol yang sudah terenkripsi untuk mentransfer informasi antara website dan database. Hal ini tentu akan menyulitkan para hacker untuk masuk ke website yang sudah terlindungi SSL. Keuntungan menggunakan SSL ini selain agar website menjadi makin aman, juga mampu meningkatkan kepercayaan pengguna maupun konsumen terhadap website kamu.

• Selalu update software dan aplikasi
Langkah ketiga yang bisa kamu lakukan adalah dengan meng-update sesering mungkin softwaredan aplikasi. Cara ini memang mudah dilakukan dan sangat penting bagi sebuah website perusahaan maupun brand. Namun, banyak perusahaan atau perorangan yang memiliki websitetapi tidak melakukan hal ini. Sebaiknya kamu jangan menunda-nunda untuk melakukan update ini mengingat para hacker bisa saja memindai ribuan data dan website dalam satu jamnya. Bila rahasia membobol keamanan website terbongkar, bukan tidak mungkin hacker lain akan mengikutinya sehingga potensi website terserang juga semakin besar.

• Memilih penyedia jasa layanan cloud hosting tepercaya
Seiring pesatnya perkembangan teknologi internet dan digital, kini muncul pula cloud computing. Cloud computing diyakini lebih aman untuk sebuah website dan memiliki performa yang baik dalam melakukan bisnis online. Di Indonesia pun juga bermunculan penyedia jasa cloud hosting yang memberikan jaminan keamanan website kamu dari serangan hacker.

Development

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *